Dewa Wijaya: Perlakuanmu Pada Dirimu Akan Terbalik Dengan Perlakuan Dunia Kepadamu

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest
dewi wijaya saat mencukur prabu dan bhisma di masa psbb jakarta

(AL IQRO’ Mataram) Manusia kerap kali mencari “kambing hitam” dari kesulitan yang dihadapinya. Padahal pada kenyataanya kesulitan yang dihadapi banyak orang sebagian besar sebenarnya berasal dari dirinya sendiri, disadari ataupun tidak.

Pengamat sosial budaya Dewa Nyoman Agung Dhrama Wijaya menyebutkan bahwa situasi sulit sering kali harus dihadapi seseorang akibat dari kurangnya kemauan dari orang itu untuk memaksa dirinya terhindar dari masalah sejak awal.

“Pepatah barat mengatakan ‘If you will be hard on yourself, life will be easy on you. But if you insist upon being easy on yourself, life is going to be very hard on you’,” ungkap Dewa Wijaya yang dihubungi di kediamanya Minggu (19 04 2020).

“maksudnya mungkin kurang lebih seperti ini. jika kamu tegas dan keras pada dirimu, maka dunia akan lemah lembut padamu, dan sebaliknya jika kamu lemah pada dirimu, maka kehidupan akan keras dan tak ramah padamu.” Kata pria yang saat ini terdaftar aktif sebagai anggota di Mabes Polri berpangkat AKBP ini, menerjemahkan pepatah tersebut.

“Maksud dari kalimat itu sebenarnya tidak terlalu sulit dimengerti, hanya akan tidak mudah untuk dijalankan” sambung DW yang beberapa tahun lalu juga sempat menjabat sebagai Kapolsek di Serpong Banten dan cukup dikenal dengan penggilan AKP Dewa Wijaya tersebut.

Maksud utama dari kalimat tersebut terbagi menjadi 3 inti sifat. Yang pertama terkait kedisiplinan, yang kedua adalah pengendalian nafsu dan yang terakhir adalah upaya untuk menjalankan sikap sabar. Ketiga hal tersebut dinilai DW merupakan modal utama untuk mencapai kebahagiaan dan kesuksesan dalam hidup. Sementara jika tak bisa dikendalikan, maka 3 hal itu yang akan mengundang banyak masalah dan bermuara pada kesulitan dan keterpurukan hidup seseorang.

“Setiap kita memiliki keinginan akan suatu bentuk harapan menuju keberhasilan di masa depan, kedisiplinan menjadi kunci utama untuk meraihnya. Sebagai pengontrol dari usaha keras menuju kesuksesan itu, setiap individu harus mampu mengekang hawa nafsu dalam dirinya agar fokusnya tidak melenceng. Dan sebagai bumper pelindung saat mendapat cobaan dalam proses menuju kesuksesan, hanya sifat sabar yang bisa menyelamatkan dan tetap memberi semangat untuk terus melanjutkan perjuangan,” papar DW menjelaskan tiga komponen utama mencapai kesuksesan tersebut.

Ketiga hal itu baru akan bisa diaktifkan oleh setiap individu, hanya jika ia keras dan tegas pada dirinya sendiri. Dan tentu hasilnya adalah kesuksesan yang akan membuat dirinya dihargai dan dihormati. Sebaliknya jika seseorang tak mau berusaha keras untuk menjalankan dengan baik tiga sifat tersebut, maka muaranya adalah tidak akan ada penghargaan dan penghormatan publik kepadanya.

“dan masih banyak lagi penjabaran mendalam yang bisa didapatkan dari memahami 3 variabel sifat tersebut. Intinya kersalah pada diri sendiri. maka dunia akan lembut padamu” tutup DW sambil tersenyum dengan menunjukan wajah yang sedikit misterius (red.)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest

Berita Terkait